The Family of Man adalah titel dari megapameran-foto yang dikurasi oleh Edward Steichen—waktu itu direktur Museum of Modern Art (New York).

Pameran itu menampilkan 503 karya foto lebih dari 270 fotografer (menurut situs MoMa tepatnya 273). Pertama kali dibuka pada Januari 1955 di New York kemudian dibawa berkeliling ke 88 tempat di 37 negara. Fotografer yang karyanya ditampilkan di antaranya Elliott Erwitt, Garry Winogrand, Dorothea Lange, atau Bill Brandt. Adapun foto karya Henri Cartier-Bresson yang dipajang di antaranya adalah “Sumatra, Indonesia (1950)” yang secara harfiah menampilkan sosok wanita petani—suatu back portrait dengan latar persawahan.

Ketika pameran tersebut digelar di Paris, filsuf sekaligus ahli bahasa dan semiotika Roland Barthes terpanggil untuk mengkritisinya (buku Pada Suatu Foto halaman 119-121, 123, 124). Sang filsuf di antaranya menyebutkan, “Saya getir melihat sejarah dan kodrat dipertukarkan pada setiap tikungan.”

Disebut-sebut sebagai pameran fotografi terbesar sepanjang masa, The Family of Man mendemonstrasikan penyajian gabungan. Seperti format esai foto di majalah namun didukung sejumlah ornamen, dan memanfaatkan instalasi ruang yang didesain khusus untuk mengkomunikasikan pesan ideologis: universalitas umat manusia.

Format penyajian demikian, menurut para pengamat, masih kerap digunakan hingga hari ini di berbagai tempat di dunia.

Konsep penyajian The Family of Man dapat tergambar melalui laman pameran tersebut di situs MoMA

Koleksi Edward Steichen dalam The Family of Man

The Family of Man (buku) di Amazon

Edward Steichen Archive: The 55th Anniversary of The Family of Man


Antusiasme, Jakarta (2013) • Reynold Sumayku